Rabu, 28 Desember 2011

Nggak Kok Biasa Aja

A: Pacar kamu anak mana?
B: Anak komunikasi.
A: Wah cantik dong?
B: Nggak kok biasa aja.

C: Pacar kamu anak mana?
D: Anak teknik.
C: Wah pinter dong?
D: Nggak kok biasa aja.


***
Selamat tanggal 28 bulan ke-5 yaa. Semoga kita beneran cantik dan pinter deh, hahaha.

Rumput Saya Lebih Hijau

Ungkapan ‘Rumput Tetangga Selalu Lebih Hijau’ tak berlaku bagi rumah kost saya. Kost Mulwo milik Bapak dan Ibu Surono adalah tempat terbaik selama lebih kurang satu setengah tahun ini. Sebelumnya saya menyewa sebuah rumah kontrakan bersama saudara, namun di tahun kedua, saya memilih untuk tinggal mandiri di rumah kost. Atas saran seorang teman, saya pun akhirnya tinggal di Kost Mulwo sejak Juli 2010.

Awal ketertarikan saya dengan kost ini adalah, karena dari luar kost ini tampak sejuk dan asri dari luar. Ibu Surono memang senang merawat tanaman. Kost yang hanya berisi enam kamar juga salah satu alasan ketertarikan saya. Saya tidak suka dengan kost yang memiliki banyak kamar, karena tidak akan tercipta kedekatan diantara seluruh penghuni kost. Dan yang paling membuat saya tertarik adalah harga sewa kost saya Rp 250.000,00 per bulan. Itu sudah termasuk fasilitas kamar berisi tempat tidur, lemari, dan meja belajar; televisi dan kulkas untuk enam orang penghuni kost; dapur yang dapat digunakan kapan saja; dan air minum yang bisa diambil sepuasnya. Nikmat sekali ya kost saya ini, hehe.

Dalam urusan bergaul dengan para penghuni kost, saya juga merasa sangat beruntung tinggal di kost ini. Kami berenam sering bertukar cerita, saling pinjam barang-barang, rebutan makanan jika dikasih Ibu Surono, suka menitip dibelikan jajanan ketika salah satu dari kami berada diluar, dan kami senang menimbun hutang. Untuk urusan yang terakhir, sudah menjadi kebiasaan bagi kami untuk saling berhutang ketika membeli sesuatu. Hutang itu kami catat, kami bayar, dan berhutang lagi, hehe.

Satu hal yang akan selalu saya ingat, kami memiliki kebiasaan untuk mentraktir satu penghuni kost ketika merayakan hari ulang tahun. Tak ada kado atau kejutan memang, tapi dengan keluar makan bersama, kedekatan kami semakin terjalin.

Ibu dan Bapak Surono pun sangat baik kepada kami. Bapak Surono adalah seorang dokter hewan yang kini telah pensiun, dan Ibu Surono hanya ibu rumah tangga biasa. Mereka sehari-hari tinggal berdua, dan terkadang anak dan cucunya berkunjung datang. Alasan mereka membuka kamar kost adalah sederhana. Mereka ingin  kamar anak-anak mereka tetap digunakan dan dirawat. Mereka juga menjadikan penghuni kost sebagai teman karena mereka hanya tinggal berdua. Untuk aturan, mereka tidak begitu saklek. Pintu gerbang memang ditutup jam 9 malam,tapi kami masing-masing dikasih kunci jadi bisa masuk kapan saja, hehe.

Ah begitu banyak hal menyenangkan dan menguntungkan yang saya rasakan di kost saya ini. Jadi tidak alasan untuk tidak bersyukur kan? Yang jelas, Rumput Saya Lebih Hijau dari Rumput Tetangga :D


Foto Traktiran Mbak Nisa di Pizza Hut






*sebenarnya tulisan ini saya buat untuk lomba karya tulis di platjogja.com, tapi karena masalah teknis atau apapun namanya, saya gak bisa posting disana. Yah gagal deh dapet sejuta, hahaha :))


Selasa, 27 Desember 2011

Person Of The Year 2011

When it hurts to look back and your scared to look ahead you can look beside you and your best friend will be there.- Unknown

Banyak orang berkata susah mendapatkan sahabat di bangku kuliah. Tidak seperti SMA yang sering melakukan beragam kegiatan bersama, di bangku kuliah mahasiswa cenderung individualis. Namun saya sangat beruntung karena di bangku kuliah saya mendapat banyak sahabat. Ya memang banyak, tapi hanya seorang yang hampir setiap hari selalu bersama saya, bahkan lebih sering dari pacar saya sendiri. Dialah Risa Listiani.

Risa, begitu ia kerap disapa, adalah teman kuliah saya satu jurusan dan satu konsentrasi. Ia adalah gadis berperawakan kecil yang memiliki rambut hitam sebahu. Sehari-hari ia selalu berpakain kasual dengan pakaian andalan kaos dan jeans, serta sepatu kets. Bagi saya ia memang tidak cantik, tapi ia menarik. Ia menjalani hari-harinya dengan keramahan dan kepolosan yang tidak dibuat-buat. Hidupnya pun selalu penuh dengan canda dan tawa.

Saya memang mengenal Risa dari awal kuliah, tapi saat itu saya tak langsung dekat dengannya. Kami menjadi dekat karena memiliki banyak kesamaan baik kegiatan maupun sifat. Kegiatan yang kami lakukan bersama seperti SKM UGM Bulaksumur, PPC, Volunteer Kompas Muda, mengerjakan tugas bersama, serta menghadiri seminar bersama. Sifat kami pun sebagian besar sama, seperti cuek, easy going, senang kesibukan, suka menunda pekerjaan, dan sering telat menanggapi suatu hal, hehe.

Terkadang saya pun kesal karena sikapnya yang suka menunda pekerjaan. Ia pun beberapa kali berbicara atau bertanya di luar konteks ketika kami sedang rapat organisasi. Tapi dari Risa, saya belajar tentang kesederhanaan. Ayahnya adalah seorang dokter dan bisa dibilang keluarganya termasuk keluarga mampu. Namun ia tidak pernah menonjolkan kelebihan materi yang ia punya. Satu peristiwa yang saya ingat, ketika ia membeli kamera DSLR seharga sekitar 9 juta rupiah, ia bahkan tak ingin orang-orang tau ia memiliki kamera. Hal yang sangat kontras jika dibandingkan dengan mahasiswa sekarang yang suka pamer menenteng kamera, padahal tak mengerti fotografi. Selain itu, Risa tak pernah menganggap orang lain itu rendah. Ia selalu mendukung saya mendaftar kegiatan internasional, walaupun ia tau bahasa inggris saya pas-pasan.

Risa saya nobatkan sebagai Person Of The Year 2011 karena sepanjang tahun ini saya melakukan hampir seluruh kegiatan bersamanya. Saya pun tak ragu untuk menceritakan beragaman keluhan dan kesenangan dengannya. Risa hadir dikala saya sedang terpuruk karena tekanan training di Swaragama, juga menemani saya saat berbagi kisah tentang Bayu, pacar saya. Ia tak hanya muncul di dunia nyata saja, tapi juga di inbox sms dan email, di tag foto facebook, di mention twitter, dan di chat YM. Risa adalah tempat saya berbagi cerita, tawa, canda, duka, dan lara selama setahun ini.

Janji saya untuk Risa di tahun 2012 adalah bisa mendaftar Indonesia English Language Study Program, yang sempat tertunda tahun ini. Dan di tahun 2013 kami bisa berangkat ke Amerika Serikat bersama. Mungkin ini lebih terdengar seperti harapan ya bukan janji. Tapi saya menganggap ini janji, agar saya berusaha dengan sekuat tenaga untuk menepatinya. Amin.

Terimakasih Risa Listiani.



Jumat, 23 Desember 2011

Selamat Hari Ibu!

Menjadi seorang ibu, seorang ayah, atau seorang anak adalah kodrat kita sebagai manusia. Begitu pula dengan kewajiban-kewajiban yang ada seperti melahirkan, membesarkan, atau memberi nafkah. Menurut saya, kewajiban-kewajiban tersebut bukanlah hal yang istimewa. Karena nantinya, kita akan mengemban kewajiban itu ketika menjadi orang tua. Dan sebagai anak kita pun seharusnya melaksanakan kewajiban dengan menghormati serta menghargai kedua orang tua. Tapi kalo menyayangi, saya rasa tidak semua anak harus merasakan demikian kan? :)


Selamat hari ibu! (walau telat sehari :p)

Senin, 05 Desember 2011

Picture of Us

first picture of me and my boy,
after we had together for about 4 months hahaha :))




*thanks to Eka, who took this picture hehe :D

Sabtu, 05 November 2011

Kompas Kampus Xpress 2 eXist Yogyakarta :)

Kompas and BCA present:
Konpas Kampus Xpress 2 eXist
University Club UGM
20-21 Oktober 2011

***

 RT @setodewo: Good effort from good people turn out into a good work, you guys sure do rockin' jobs! Thanks for the historic two days @kompaskampus friend - panitia

RT @mikaneh: Mantep acara @kompaskampus 2 hari ini dan ditutup oleh @shaggydogjogja, makasii ilmu dan jg hadiah"nya :) - peserta

RT @boardingroom: Terima kasih untuk panitia @kompaskampus Yogyakarta :) Keren sekali eventnya! apalagi waktu flashmob. Sukses terus! - pengisi acara

RT @BungFauzan: Acara @kompaskampus kereeen! Panitianya juga very goood.. ThankYou :) - pembicara

RT @iwanbca: Terima kasih atas penampilan memukau flashmob @kompaskampus dan @bcaxpresi di #xpress2exist UGM Yogyakarta. - sponsor

RT @kompaskampus: Terima kasih, Yogyakarta dalam acara #xpress2exist. It's wrapped! You are rock guys!!!!!

Binals :*


If we were a boy
We think we could understand
How it feels to love a girl
We swear we'd be a better man
(If I Were A Boy - Binals version)

Jumat, 28 Oktober 2011

Hujan (part 1)


Aku paling suka saat hujan. Kata orang hujan memiliki senyawa yang mengingatkan kita pada sesuatu di masa lalu. Kerena itu banyak orang yang mengalami kegalauan di kala hujan.  Tapi bagiku hujan sangat menyenangkan. Aku memang tak lagi berlari-lari dibawah tetesan air hujan seperti saat kecil dulu. Kini saat hujan, yang aku lakukan hanya memandangi dari balik jendela kamar kost-ku, sambil mengingat masa-masa beberapa bulan lalu.
***

“Eh neduh dulu yuk, aku lupa bawa jas hujan ni, hehe,” kataku kepadanya saat itu.
“Lah kenapa gak bawa? Udah tau lagi musim hujan,” teman lelakiku berkata seolah tak ingin menghabiskan waktu lebih lama bersamaku.
“Hahaha ya namanya lupa, mau gimana lagi,” ungkapku berharap teman lelakiku percaya dengan kebohonganku. Ya aku memang berbohong.  Tak mungkin aku lupa membawa jas hujan. Baru saja dua hari yang lalu aku membeli jas hujan yang kini terlipat rapih dibawah jok motorku. Tapi saat ini, bagiku berbohong itu lebih baik. Karena aku dapat menghabiskan waktu lebih lama lagi dengan dia.
Sudah beberapa bulan ini aku mengenal teman lelakiku. Seringnya kami bekerja bersama, menjadikanku sedikit menaruh hati padanya. Meskipun aku tahu, ia tak tampak memberikan perasaan yang sama terhadapku. Hari itu, kami pun terlibat sebuah pekerjaan. Tapi kami berbeda motor, karena sebelumnya kami mempunyai kegiatan masing-masing.
Tak terasa tiga jam pun berlalu. Hujan pun sudah pergi dari hadapan  kami. Bermacam obrolan telah kami bagi. Dan teman lelakiku pun mengajakku untuk pulang. Aku mengiyakan, meskipun kalau boleh memilih aku masih ingin lebih lama bersamanya.
***

“Eh neduh yuk,” katamu ketika hujan tiba-tiba saja turun.
“Kenapa? Bukannya kamu bawa jas hujan ya?” tanyaku seraya menyanggahnya.
“Iya bawa, tapi pengen mengulang masa lalu aja, hehe,” jawab kamu.
Kamu pun bercerita tentang masa lalumu. Saat itu, kamu dan teman wanitamu terjebak hujan di tempat yang sama dengan tempat kita sekarang. Kamu mengatakan bahwa dulu kamu berbohong dengan teman wanitamu bahwa kamu tak membawa jas hujan, padahal kamu tak pernah absen membawa jas hujan di jok motormu.
“Ya ampun!” suaraku hampir saja mengagetkanmu.
“Ya ampun kenapa? Ada yang salah ya sama ceritaku?” wajahmu sangat heran.
“Huahahaha enggak. Sama sekali gak salah. Tapi asli aku gak bohong, cerita kamu itu mirip banget sama cerita aku! Dan tempatnya juga disini,” aku menjawab dengan sangat heboh.
“Huahahahahahahaha kok bisa sama?” kamu pun ikut menertawai kesamaan masa lalu kita.
***

Masih di jendela kamar kost. Aku merenungi hujan sambil tertawa mengingat kejadian antara aku dan kamu saat hujan itu. Menertawai kesamaan masa lalu yang kita alami. Aku dengan teman lelakiku, dan kamu dengan teman wanitamu. Di latar yang sama. Dan dengan setting yang sama pula.
Sejak kejadian hujan itulah, aku dan kamu menjadi semakin dekat. Aku selalu bercerita tentang teman lelakiku, dan kamu tak mau kalah dengan mengungkapkan bagaimana hubunganmu dengan teman wanitamu. Hingga akhirnya, hanya ada aku dan kamu di setiap cerita kita. Tak ada lagi teman lelakiku, juga teman wanitamu.
“Eh hujan ni, mau ke tempat itu gak? Tiba-tiba pikiran randomku pengen mengulang masa lalu,” kamu mengirimiku pesan singkat ke ponselku.
“Hahahaha, mau bawa jas hujan atau pura-pura lupa bawa?” balasku sambil menggodanya.




p.s. : cerpen ini awalnya saya buat untuk sebuah lomba cerpen. Lomba yang diadakan sebuah penerbit buku ini mengharuskan pesertanya menulis bersama pasangan, ntah pacar, sahabat, atau saudara. Saya ikutan lomba ini sama bayu. Tapi karena satu dan lain hal akhirnya kami gak jadi ikutan. Cerpen yang ini versi saya. Kalau ada yang tanya ini fiktif atau nyata? Ya ditebak sendiri aja hehe :)

Kamis, 27 Oktober 2011

Happy 4th Anniversary keXIan :)

Count on You - Bruno Mars

If you ever find yourself stuck in the middle of the sea
I'll sail the world to find you
If you ever find yourself lost in the dark and you can't see
I'll be the light to guide you

Find out what we're made of
What we are called to help our friends in need

You can count on me like one, two, three
I'll be there and I know when I need it
I can count on you like four, three, two
And you'll be there 'cause that's what friends
Are supposed to do, oh yeah

If you toss and you turn and you just can't fall asleep
I'll sing a song beside you
And if you ever forget how much you really mean to me
Everyday I will remind you

Lagu ini saya dedikasikan untuk sepuluh sahabat saya yang tergabung dalam keXIan (baca: kesebelasan). Mereka adalah orang-orang yang telah membuat masa SMA saya menjadi lebih berwarna. keXIan adalah semacam geng yang kami bentuk pada 24 Oktober 2007. Dan tanggal 24 Oktober tahun ini, keXIan tepat menginjak usia ke-4 :D

-->
Ini adalah foto ketika keXIan ulang tahun yang pertama. Kami merayakannya dengan bawa bekel dan makan di basecamp (baca: beskem). Beskem kami ini letaknya di depan kamar mandi putrid dan bentuknya cuma bangku panjang. Kami melakukan banyak hal di beskem ini. Mulai dari curhat, menggosip, tertawa, hingga menangis semuanya sudah pernah kami lakukan disini :D
-->Kalau foto ini diambil ketika kami melakukan study tour ke Bandung. Foto ini berkesan karena artikel sila tentang geng keXIan dimuat di Kompas MuDA, dan foto inilah yang terpasang di Koran tersebut ;)
***
-->

Ah time flies so fast. Ternyata sudah 4 tahun berlalu sejak awal kebersamaan kami. Jika dulu selalu bersama, kini kami sudah menjalani kehidupan sendiri-diri untuk mencapai cita-cita yang masing-masing kami impikan. Semoga keXIan tetap selalu ada di hati kami, esok, lusa, dan selamanya :)
-->
Demi masa lalu, yang terlalu indah
Kami masih disini, tuk sambut senyumanmu
Dan selesaikan kisah, sampai matahari berhenti bersinar
(Lagu keXian, ciptaan Uthi)



Happy 4th anniversary my dearest keXIan sisters! :*

Selasa, 20 September 2011

Selamat Jalan Bu Bety Tercinta :)

Orang menganggap bahwa mati adalah hal yang salah. Tidak ada yang salah dengan kematian. Kematian adalah bagian dari kehidupan. - Ajahn Brahm (Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya 2)

Tadi malam (19/9), Bu Bety, wali kelas saya saat kelas XII ipa 5 meninggal dunia. Beliau adalah sosok wanita tangguh yang selalu mandiri meski menderita sakit ginjal. Beliau mengajarkan saya untuk tetap berusaha dan jangan bergantung dengan orang lain. Mungkin kematian adalah hal terbaik untuk beliau. Sehingga beliau tak harus keluar masuk rumah sakit untuk cuci darah. Ah Ibu, semacam rindu untuk bergosip di dekat meja guru. Semacam kangen mampir kerumah Ibu bersama anak-anak. 

Semoga tenang disana ya Bu. Maaf saya dan anak-anak XII ipa 5 belum sempat bertemu untuk sungkem saat lebaran kemarin. Maaf juga saya belum sempat memenuhi janji saya membelikan oleh-oleh khas Jogjakarta. Kalau bertemu dengan Rico, salam yaa Bu :)


Bu Bety dipasangkan cincin oleh Dono, kado perpisahan dari anak-anak XII ipa 5
Kado ultah untuk Bu Bety dari anak-anak XII ipa 5








n.b. Rico adalah anak XII ipa 5 yang telah meninggal dunia bulan November 2008

Kamis, 18 Agustus 2011

Tulisan (agak) Picisan

Saya ingat perkataan seorang teman yang bilang, “Ketika kamu punya pacar jangan berikan 100% hatimu ke dia.” Atau nasihat lain dari ibu, “Kalau sudah punya pasangan, jangan bergantung sama lelaki, wanita itu harus bisa mandiri.” Sedikit banyak saya setuju. Karena walaupun kamu sudah punya pacar atau bahkan suami, suatu saat pasti akan berpisah. Itu pasti. Entah berpisah karena putus, cerai, atau ditinggal pasangan untuk selamanya.
Saya pernah menonton sebuah film India, yang saya lupa apa judulnya. Ada sebuah quote bagus di film itu. “Kalau kamu menyayangi seseorang dengan alasan, itu namanya bukan sayang. Karena ketika alasan itu habis, sayangmu juga akan habis.” Ada banyak alasan yang membuat pasangan menyudahi hubungan mereka. Dan salah satu alasannya, pasti karena ‘alasan’ menyayangi pasangannya sudah habis.

Tapi mau bagaimana juga, yang namanya pertemuan akhirnya akan ada perpisahan. Semuanya hanya soal waktu, mau berpisah hari ini atau besok atau kapan-kapan. Sepertinya saya setuju dengan omongan dosen saya, ketika dengan sengaja atau tidak ia membeberkan hubungan dengan istrinya, “Sejak awal kita berhubungan, saya sering membahas bagaimana jika suatu hari kita berpisah.” Ada baiknya dan ada buruknya memang. Baiknya adalah, kita dan pasangan sudah mempersiapkan sejak awal prosesi perpisahan itu. Dengan begitu, mungkin, akan mengurangi rasa sakit hati ketika berpisah suatu saat. Buruknya adalah, kita jadi menganggap negatif hubungan dengan pasangan karena selalu berpikir tentang perpisahan, walau itu benar.
Entahlah. Buat saya saat ini adalah, jalani dan nikmati hubungan dengan pasangan, selagi saya masih punya waktu. Sambil mempersiapkan hati agar tidak terlalu sakit ketika berpisah nanti.

 

Berserah Diri (OST. Doa Membawa Berkah) - Tamara Bleszynski

Ya Robbi berkahi do'a sujudku Pada-Mu
Pasrahku dan tundukku hanyalah Pada-Mu

Ampuni s'gala dosa yang t'lah kubuat...
Pada-Mu ku mengadu, berserah diri...

Ya Allah tunjukan jalan terang-Mu 'tuk jalani hidup
Ya Allah, tabahkan diri, kuatkan iman...

Ya Robbi kehangatan-Mu dan s'gala Kuasa-Mu...
Kasihi dan rahmati do'a dan pintaku...

Puji-pujian suci mengharap kasih
Mengalir air mata sucikan hati

Ya Allah tunjukan jalan terang-Mu
'tuk jalani hidup
Ya Allah tabahkan diri kuatkan iman..

Ya Allah tunjukan jalan terang-Mu
'tuk jalani hidup
Ya Allah tabahkan diri kuatkan iman..

Tunjukkan jalan...
Kuatkan iman...


Tadi pagi, pas saya nonton infotainment, pikiran random saya tiba-tiba inget sama lagu yang liriknya ada diatas. Lagu dengan judul Berserah Diri yang dinyanyiin Tamara Bleszynski, sangat melekat di pikiran saya. Maklum, saya yang dari kecil suka nonton sinetron, suka banget sama sinetron Doa Membawa Berkah, yang soundtrack-nya lagu ini. Sinetron yang dimainin sama Tamara Bleszynski dan Anjasmara ini tayang di dua kali Ramadhan tahun 2001 sama 2002. Dulu saya suka banget nonton sinetron menjelang buka puasa, karena saya gak punya kegiatan ngabuburit selain nonton TV. Kalau sekarang sih udah jarang, alasannya ya karena saya lebih sering buka puasa bareng temen-temen daripada buka puasa dirumah, haha. Tahun 2010 kemaren, lagu ini di recycle sama Syahrini dengan judul yang diganti jadi Ya Rabbi. Tapi menurut saya tetep bagusan yang asli daripada yang recycle.



Minggu, 31 Juli 2011

Pacar Ganteng

Teman: Nis, kenalin pacar kamu dong.
Saya: Tapi pacarku gak ganteng Dir, hehe.
Teman: Eh kamu gak boleh gitu, yang penting kan hatinya ganteng.
Saya: Amin amin semoga hatinya ganteng beneran, hehe. Dan walopun gak ganteng, yang paling penting sih pacarku gak suka sama yang ganteng, huahahahaha.
Teman: Huahahahaha iya bener banget! Yang penting hatinya GANTENG dan GAK SUKA yang GANTENG!


*itulah rumpian dua wanita yang miris dengan fenomena lelaki ganteng suka sama yang ganteng juga. semoga teman saya ini segera dapet pacar yang hatinya ganteng dan gak suka yang ganteng, syukur-syukur sih kalo mukanya ikutan ganteng hahaha :p

Kamis, 21 Juli 2011

Message Received

Text Message Received
From: xxx.xxxx

18-Jul-11 22.11
kamu kira sekarang ini, aku ga ngarepin sms nyampahmu? sms selo yang cuma gosip doang, yang cuma apalah. sekarang ini aku jadi mandang itu penting banget. makanya berusaha sms kamu apaaa aja.

18-Jul-11 23.35
ga rame banget ini kalo ga ada kamu, seriusan. walopun kadang2 malesin tapi lebih males lagi kalo kaya kemaren.

***

hey kamu, makasih yaa smsnya. bukan seneng sih, cuma lega aja karena semuanya jadi lebih jelas sekarang :)





Rabu, 01 Juni 2011

Tentang Mereka #1

Merika Ageng Fristsadewi, atau saya lebih sering manggil dia Meri. Mahasiswa semester 4 Jurusan Teknik Perminyakan Trisakti. Saya kenal dia sejak kelas 1 SMP karna kita satu sekolah. Tapi saya baru deket sama dia di kelas 1 SMA karna dia jadi teman sebangku saya. Dan pas naik kelas 2 SMA, lagi-lagi dia jadi teman sebangku saya. Karna sebangku itulah, saya sering kemana-mana sama dia. Saya sama Meri semakin deket karna kita ada di geng yang sama, pas kita di kelas 1 juga di kelas 2.


Walaupun dalam beberapa hal kita sama, sama-sama lahir bulan Maret, sama-sama bintangnya pisces, sama-sama anak pertama dan punya adek 2, sama-sama orang Jawa (dan kampungnya deketan), sama-sama perasa, dan sama-sama keras kepala. Tapi banyak juga sifat dia yang sangat bertolak belakang dengan saya. Dia adalah seorang kakak yang baik, seorang anak yang penurut, seorang murid yang rajin ngerjain tugas, dan seorang pendengar yang bisa ngasih saran-saran bijak. Yang jelas saya banyak belajar dari sahabat saya yang satu ini, tentang kelebihan dia yang ga saya miliki.


Momen paling yang saya inget, dulu saya sempet ga ngajak Meri ngomong seharian karna dia ga bilang-bilang, kalo sahabat saya yang lain jadian sama orang yang saya suka (konyol banget ya?), haha. Terlepas dari itu, Meri adalah sahabat paling baik menurut saya. Dia selalu mau nebengin saya setiap kita pergi. Dia juga selalu nyempetin main kerumah kalo saya lagi pulang ke Bekasi. 


*ini adalah tulisan pertama di proyek #TentangMereka. tulisan ini juga pernah saya tulis disini



p.s. foto diambil dari profile picture facebook-nya Meri

Prolog Tentang Mereka

Kalau bulan Mei lalu saya mengikuti proyek buatan Mas Awe yang judulnya #31HariMenulis, bulan ini saya pun (berusaha) akan konsisten untuk menulis setiap hari. Tema yang saya ambil adalah tentang teman. Seperti kata Tere Liye pada workshop penulisan di Mualimin lalu, ide yang paling sederhana ketika akan menulis adalah menulis tentang teman. Selama 19 tahun 2 bulan 13 hari hidup saya, tentunya saya memiliki banyak teman. Dan saya ingin mengapresiasi teman-teman saya itu melalui tulisan.

Nantinya setiap tulisan akan saya beri tag #TentangMereka. Tulisan ini berisi tentang 30 teman yang menurut saya inspiratif atau memiliki kenangan tersendiri selama hidup saya. Tulisan ini memang sepenuhnya subjektif dan merupakan salah satu bentuk terimakasih saya atas pelajaran dan pengalaman yang telah mereka berikan kepada saya. Harapannya semoga saya dapat menuntaskan proyek ini dan tidak bolong walau sehari pun.


Selasa, 31 Mei 2011

Hari Terakhir di Bulan Mei

menyadari hari ini adalah tanggal 31 mei 2011, jujur membuat saya kaget. masalah klasik sih kalau saya bilang banyak hal yang belum saya lakukan. tapi bukan itu yang jadi pikiran. waktu berganti dan pastinya umur saya akan berganti. jujur saya takut menjadi tua. ketika SD saya takut untuk menjadi anak SMP. ketika SMP saya takut untuk menjadi anak SMA. ketika SMA saya takut untuk menjadi anak kuliah. dan begitulah sekarang, saya takut lulus dan tak lagi berpredikat mahasiswa. saya takut menghadapi kenyataan bahwa saya harus bekerja, menikah, mengurusi anak, dan segala macamnya.

entahlah mungkin ini salah satu alasan mengapa saya dibilang belum dewasa. saya takut dengan kenyataan yang akan saya alami esok hari. atau memang ternyata bukan saya saja yang merasakan ini? meski kadang kala saya mengamini prinsip jalani hidup seperti air mengalir, tapi tetap saja saya takut airnya akan menghantam batu karang atau terkontaminasi dengan sampah dan limbah.

ya sudahlah, seharusnya saya bisa mengambil hikmah dari pepatah "dua hal yang tak perlu dipikirkan hari ini, esok dan kemarin". dengan begitu saya akan fokus dengan hari ini. seperti quote di film kungfu panda, "yesterday is a history, tomorrow is a mystery, but today is a gift, thats why it's called the present."







*tulisan terakhir di #31HariMenulis ini saya persembahkan buat semua orang deh yang merasa galau karena tau-tau udah masuk bulan keenam aja di tahun 2011, hehe :)

Senin, 30 Mei 2011

Random 2

"Menurut gw lo bisa lebih bagus lagi nis. Kalo lo lagi ngobrol kan biasanya suka lucu nis, haha."

entah kenapa saya suka sama sms dari dia malam ini. dia adalah teman saya yang baru pertama kali denger saya siaran. dan semoga saya emang beneran bisa bagus dan lucu kalo lagi siaran, hehe. thanx anyway smsnya. lumayan bikin saya tambah semangat :)

Random

dan saat itu akhirnya datang juga. di kala saya sudah merasa gak ada harapan. entahlah kalo emang saya disana semoga semua dilancarkan, kalo enggak ya semoga cepat-cepat dikeluarkan.

benar-benar nothing to lose lah sekarang. mencoba tetap bertahan semata karena semua dukungan yang datang. saya harap semangat saya pun gak akan hilang.



 


*tulisan hari ke-30 di #30HariMenulis ini saya persembahkan buat saya sendiri aja lah. saya yang lagi jenuh, penat, dan gundah dulana, hehe.








p.s. buat yang belom pernah denger, mumpung masih ada kesempatan bisa dengerin saya siaran di radio lantai 3 selama 2 minggu ini. yaa siapa tau kan saya ga siaran disana lagi, hehe.

 

Minggu, 29 Mei 2011

Berlayar Bersama Sheila on 7


Hari ini saya akan mengajak kamu untuk berlayar bersama lagu-lagu Sheila on 7. Saya ini emang FBS (Fans Berat Sheila on 7) tapi bukan Sheila Genk yang freak gitu. Yaa saya cuma apal hampir semua lagu sama histeris aja kalo ketemu personel Sheila on 7 (itu ga freak kan? Haha).

Jadi sebenernya saya udah pengen nulis tentang ben paporit saya ini pas Sheila on 7 ultah ke-15, tanggal 6 Mei kemaren. Tapi karena saya males jadi baru sekarang deh postingnya hehe. Saya udah ngefans banget sama Sheila on 7 dari album pertama jaman saya masih pake putih-merah sampe album ke seven-nya jaman saya udah pake baju bebas.

Saya suka sama Sheila on 7 karena suaranya Duta yang khas banget. Lagu-lagunya everlasting dan bisa bikin saya (juga banyak orang) sing a long. Eross dkk berhasil bikin lirik yang juara! Temanya beragam, ga melulu lagu patah hati juga perselingkuhan. Mereka bisa meramu lagu dengan lirik yang bikin semangat,  lirik tentang persahabatan, keluarga, dan orang tua, juga lirik yang menyindir pemerintah. Sebenernya sama kaya band-band top 40 lain, mereka juga bikin lagu tentang cinta. Tapi hebatnya adalah, Sheila on 7 bisa bikin lagu cinta dengan lirik yang tidak biasa. Ini nih contohnya kalo ga percaya:

Lagu cinta (orang lagi jatuh cinta) -> Pemuja Rahasia
Kuawali hariku dengan mendoakanmu
Agar kau s'lalu sehat dan bahagia disana
Sebelum kau melupakanku lebih jauh
Sebelum kau meninggalkanku lebih jauh

Lagu cinta (orang lagi galau) -> Seberapa Pantas
Seberapa pantaskah kau untuk ku tunggu
Cukup indahkah dirimu untuk s'lalu kunantikan
Mampukah kau hadir dalam setiap mimpi burukku
Mampukah kita bertahan disaat kita jauh

Lagu cinta (orang mau nembak) -> Berlayar Denganku
Berlayarlah denganku, bertumpulah di pundakku
Bersamaku engkau tak perlu ragu
Tatap mataku maka kau kan tahu
Semuanya kan baik saja

Lagu cinta (orang baru jadian) -> Terimakasih Bijaksana
Percaya apapun yang akan terjadi nanti
Kau tetap pesona rahasia di lagu ini
Tak peduli berapakah berat badanmu nanti
kau tetap yang termuah dihati

Lagu cinta (orang pacaran jarak jauh) -> Tunggu Aku Di Jakarta
Tunggulah aku di Jakartamu
Tempat labuhan semua mimpiku
Tunggulah aku di kota itu
Tempat labuhan semua mimpiku

Lagu cinta (orang lagi kangen) -> Radio
Lewat radio aku sampaikan
Kerinduan yg lama terpendam
Terus mencari hingga musim berganti
Radio cerahkan hidupnya
Jika hingga mati ku tak bisa
Menemukan hatinya lagi

Lagu cinta (orang selingkuh) -> Jangan Beritahu Niah
Tolong jangan beritahu niah
Bahwa kini tiada lagi cinta
Yang kurasa pada sentuhannya
Pada tiap buaiannya

Lagu cinta (orang mau putus) -> Waktu Yang Tepat Untuk Berpisah
Sehangat pelukan hujan saat kau lambaikan tangan
Tenang wajahmu berbisik
Inilah waktu yang tepat tuk berpisah
Selembut belaian badai saat kau palingkan arah
Jejak langkahmu terbaca
Inilah waktu yang tepat tuk berpisah

Lagu cinta (orang patah hati) -> Berhenti Berharap
Aku berhenti berharap
Dan menunggu datang gelap
Sampe nanti suatu saat
Tak ada cinta kudapat

Lagu cinta (orang berusaha kuat) -> Pasti Ku Bisa
Pasti ku bisa melanjutkannya
Pasti ku bisa menerima dan melanjutkannya
Ooh pasti ku bisa menyembuhkannya
Cepat bangkit dan berfikir
Semua tak berakhir disini

Lagu cinta (orang ngajak nikah) -> Hingga Ujung Waktu
Jika kau menjadi istriku nanti
Pahami aku saat menangis
Saat kau menjadi istriku nanti
Jangan pemah berhenti memilikiku
Hingga ujung waktu

Nah kalo yang ini lagu yang liriknya ga bertemakan percintaan:
Lagu bikin semangat -> Melompat Lebih Tinggi
Kita berlari dan teruskan bernyanyi
Kita berjalan berpelukan mentari
Bila kuterjatuh nanti
Kau siap mengangkat aku lebih tinggi

Lagu persahabatan -> Sahabat Sejati
Kita S'lalu Berpendapat
Kita Ini Yang Terhebat
Kesombongan Di Masa Muda Yang Indah
Aku Raja Kaupun Raja
Aku Hitam Kaupun Hitam
Arti Teman Lebih Dari Sekedar Materi

Lagu untuk orangtua -> Just For My Mom
Just for my mom, I write this song
Just for my mom, I sing this song
Just for my mom, can wipe my tears
Just for my mom, can only here

Lagu untuk keluarga -> Perhatikan Rani!
Beranjak dewasa kakakku Rani tercinta
Sudah saatnya belajar berpijar
Tinggalkan Jakarta demi masa depan cipta
Sudah waktunya kau mulai terjaga

Lagu menyindir pemerintah -> Generasi Patah Hati
Aku generasi yang patah hati
Terlahir dengan kondisi dunia yang seperti ini
Aku generasi yang patah hati
Aku harus belajar tersenyum sebelum membunuh
Sebelum membunuh rasa takutku


Satu momen yang sampe sekarang ga bisa saya lupain adalah, ketika saya dapet kesempatan buat ketemu langsung Sheila on 7 (minus Eross) untuk pertama kalinya. Seneng banget banget banget bisa salaman, ngobrol, juga foto sama Duta, Adam, dan Brian. Makasih pangkat 100 deh buat Prambors Jogja yang udah nemuin saya sama ben paporit saya itu, hehe.







*Tulisan hari ke-12 di #30HariMenulis ini saya dedikasikan untuk Sheila on 7 yang belom lama ini baru aja ulang tahun ke-15. Saya nulis ini sambil diiringi 10 lagu di album Berlayar yang semuanya oke punya, apalagi yang judulnya Berlayar Denganku. Jadi pengen ada yang nyanyiin itu tapi pake suara yang mirip sama Duta, hehe ;p

Menjadi MC Workshop


“Jangan lihat uangnya, tapi pengalamannya.”

Itulah secuplik nasihat yang diberikan ibu kepada saya, kalau saya bercerita tentang tawaran menjadi MC. Ya ibu saya benar. Untuk MC pemula seperti saya, uang tidaklah seberapa. Hal yang terpenting adalah pengalaman yang didapatkan.

Menjadi seorang MC dulu hanyalah cita-cita yang saya pikir tak akan terlaksana. Saya memang menyukai tampil di depan teman-teman sekelas jika ada presentasi. Namun untuk menjadi MC saya masih belum mempunyai keberanian dan merasa tidak menguasai.

Mungkin, karena saya terlihat banyak bicara dan atraktif, tawaran untuk menjadi MC pun menghampiri. Awalnya memang hinggap rasa grogi, tapi lambat laun saya pun merasa enjoy dan dengan bebas bergerak kesana kemari ketika menjadi MC.

Karena saya hanyalah MC pemula, belum banyak acara yang saya tangani. Hanya saja, dari beragam jenis acara, saya paling senang jika diminta menjadi MC sebuah acara workshop. Karena saya mendapat manfaat yang berlipat. Pertama saya bisa menyalurkan hobi saya berbicara di depan banyak orang. Kedua saya bisa ikut menjadi peserta yang mendapatkan materi. Ketiga saya bisa berkenalan dengan pembicara yang biasanya seorang yang terkenal. Lalu keempat saya juga bisa mendapatkan uang sebagai upah menjadi MC, haha.

Saya memang baru tiga kali dipercaya menjadi MC sebuah acara workshop, tapi bagi saya pengalaman yang didapat sangatlah banyak. Workshop pertama adalah workshop tentang enterpreunership. Kalau dilihat dari tema, workshop ini memang sering sekali diadakan. Hanya saja, yang spesial di workshop ini adalah pembicaranya. Teman-teman FISE UNY selaku panitia mengundang Helmi Yahya sebagai pembicara. Satu kesan mendalam yang saya dapatkan pada acara ini adalah, saya bisa menjadi MC yang dihadiri MC terkenal. Selain itu, rasa bangga juga merasuk ke hati saya ketika Helmi Yahya tertawa karena gojekan yang saya lontarkan.

Selanjutnya adalah rangkaian workshop yang diadakan oleh Kompas MuDA dalam rangka ulang tahun ke-4. Ada empat workshop yang digelar. Workshop Komik dengan pembicara Didi SW, komikus Kompas. Workshop Penulisan dengan pembicara Dhony Dirgantoro, penulis novel 5cm. Workshop  Fotografi, dengan pembicara Riza Fathoni, pewarta foto Kompas. Dan workshop Image Processing, dengan pembicara Lim Bun Chai, designer graffic Kompas. Banyak sekali pengalaman yang saya dapat pada acara ini, karena  sebenarnya saya adalah panitia yang didaulat untuk menjadi MC, hehe.

Lalu workshop terakhir adalah workshop penulisan yang berlangsung hari ini (29/5). Workshop ini diadakan oleh murid-murid dari MA Mualimin yang mengundang Tere Liye, novelis dengan 13 novel bestseller (salah satunya Hafalan Shalat Delisa). Karena diadakan oleh sekolah islam, saya pun harus mengenakan kerudung selama menjadi MC. Namun itu tak masalah, karena ternyata Tere Liye sangat asyik ketika menjadi pembicara workshop. Baru kali ini saya menghadiri workshop, baik sebagai peserta maupun menjadi MC, yang pembicaranya benar-benar memberikan pelatihan secara langsung. Dan Tere Liye melakukan itu dengan sangat menyenagkan.

Walaupun saya senang menjadi MC workshop, bukan berarti saya tidak menyukai acara-acara hiburan. Karena dasarnya saya suka berbicara di depan banyak orang, jadi ya saya tetap dengan senang hati menerima tawaran untuk menjadi MC acara apapun. Siapa tahu saya bisa jadi MC terkenal seperti idola saya, Sarah Sechan, yang bisa menjadi MC acara formal maupun informal.




*tulisan di hari ke-29 di #31HariMenulis ini saya persembahkan untuk anak-anak MA Mualimin yang telah meminta saya jadi MC. Acara kalian hari ini sukses! 4 jempol deh buat kalian yang besok mau ulangan. Semoga sukses yaa :)