Minggu, 31 Juli 2011

Pacar Ganteng

Teman: Nis, kenalin pacar kamu dong.
Saya: Tapi pacarku gak ganteng Dir, hehe.
Teman: Eh kamu gak boleh gitu, yang penting kan hatinya ganteng.
Saya: Amin amin semoga hatinya ganteng beneran, hehe. Dan walopun gak ganteng, yang paling penting sih pacarku gak suka sama yang ganteng, huahahahaha.
Teman: Huahahahaha iya bener banget! Yang penting hatinya GANTENG dan GAK SUKA yang GANTENG!


*itulah rumpian dua wanita yang miris dengan fenomena lelaki ganteng suka sama yang ganteng juga. semoga teman saya ini segera dapet pacar yang hatinya ganteng dan gak suka yang ganteng, syukur-syukur sih kalo mukanya ikutan ganteng hahaha :p

Kamis, 21 Juli 2011

Message Received

Text Message Received
From: xxx.xxxx

18-Jul-11 22.11
kamu kira sekarang ini, aku ga ngarepin sms nyampahmu? sms selo yang cuma gosip doang, yang cuma apalah. sekarang ini aku jadi mandang itu penting banget. makanya berusaha sms kamu apaaa aja.

18-Jul-11 23.35
ga rame banget ini kalo ga ada kamu, seriusan. walopun kadang2 malesin tapi lebih males lagi kalo kaya kemaren.

***

hey kamu, makasih yaa smsnya. bukan seneng sih, cuma lega aja karena semuanya jadi lebih jelas sekarang :)





Rabu, 01 Juni 2011

Tentang Mereka #1

Merika Ageng Fristsadewi, atau saya lebih sering manggil dia Meri. Mahasiswa semester 4 Jurusan Teknik Perminyakan Trisakti. Saya kenal dia sejak kelas 1 SMP karna kita satu sekolah. Tapi saya baru deket sama dia di kelas 1 SMA karna dia jadi teman sebangku saya. Dan pas naik kelas 2 SMA, lagi-lagi dia jadi teman sebangku saya. Karna sebangku itulah, saya sering kemana-mana sama dia. Saya sama Meri semakin deket karna kita ada di geng yang sama, pas kita di kelas 1 juga di kelas 2.


Walaupun dalam beberapa hal kita sama, sama-sama lahir bulan Maret, sama-sama bintangnya pisces, sama-sama anak pertama dan punya adek 2, sama-sama orang Jawa (dan kampungnya deketan), sama-sama perasa, dan sama-sama keras kepala. Tapi banyak juga sifat dia yang sangat bertolak belakang dengan saya. Dia adalah seorang kakak yang baik, seorang anak yang penurut, seorang murid yang rajin ngerjain tugas, dan seorang pendengar yang bisa ngasih saran-saran bijak. Yang jelas saya banyak belajar dari sahabat saya yang satu ini, tentang kelebihan dia yang ga saya miliki.


Momen paling yang saya inget, dulu saya sempet ga ngajak Meri ngomong seharian karna dia ga bilang-bilang, kalo sahabat saya yang lain jadian sama orang yang saya suka (konyol banget ya?), haha. Terlepas dari itu, Meri adalah sahabat paling baik menurut saya. Dia selalu mau nebengin saya setiap kita pergi. Dia juga selalu nyempetin main kerumah kalo saya lagi pulang ke Bekasi. 


*ini adalah tulisan pertama di proyek #TentangMereka. tulisan ini juga pernah saya tulis disini



p.s. foto diambil dari profile picture facebook-nya Meri

Prolog Tentang Mereka

Kalau bulan Mei lalu saya mengikuti proyek buatan Mas Awe yang judulnya #31HariMenulis, bulan ini saya pun (berusaha) akan konsisten untuk menulis setiap hari. Tema yang saya ambil adalah tentang teman. Seperti kata Tere Liye pada workshop penulisan di Mualimin lalu, ide yang paling sederhana ketika akan menulis adalah menulis tentang teman. Selama 19 tahun 2 bulan 13 hari hidup saya, tentunya saya memiliki banyak teman. Dan saya ingin mengapresiasi teman-teman saya itu melalui tulisan.

Nantinya setiap tulisan akan saya beri tag #TentangMereka. Tulisan ini berisi tentang 30 teman yang menurut saya inspiratif atau memiliki kenangan tersendiri selama hidup saya. Tulisan ini memang sepenuhnya subjektif dan merupakan salah satu bentuk terimakasih saya atas pelajaran dan pengalaman yang telah mereka berikan kepada saya. Harapannya semoga saya dapat menuntaskan proyek ini dan tidak bolong walau sehari pun.


Selasa, 31 Mei 2011

Hari Terakhir di Bulan Mei

menyadari hari ini adalah tanggal 31 mei 2011, jujur membuat saya kaget. masalah klasik sih kalau saya bilang banyak hal yang belum saya lakukan. tapi bukan itu yang jadi pikiran. waktu berganti dan pastinya umur saya akan berganti. jujur saya takut menjadi tua. ketika SD saya takut untuk menjadi anak SMP. ketika SMP saya takut untuk menjadi anak SMA. ketika SMA saya takut untuk menjadi anak kuliah. dan begitulah sekarang, saya takut lulus dan tak lagi berpredikat mahasiswa. saya takut menghadapi kenyataan bahwa saya harus bekerja, menikah, mengurusi anak, dan segala macamnya.

entahlah mungkin ini salah satu alasan mengapa saya dibilang belum dewasa. saya takut dengan kenyataan yang akan saya alami esok hari. atau memang ternyata bukan saya saja yang merasakan ini? meski kadang kala saya mengamini prinsip jalani hidup seperti air mengalir, tapi tetap saja saya takut airnya akan menghantam batu karang atau terkontaminasi dengan sampah dan limbah.

ya sudahlah, seharusnya saya bisa mengambil hikmah dari pepatah "dua hal yang tak perlu dipikirkan hari ini, esok dan kemarin". dengan begitu saya akan fokus dengan hari ini. seperti quote di film kungfu panda, "yesterday is a history, tomorrow is a mystery, but today is a gift, thats why it's called the present."







*tulisan terakhir di #31HariMenulis ini saya persembahkan buat semua orang deh yang merasa galau karena tau-tau udah masuk bulan keenam aja di tahun 2011, hehe :)